Tarakan. Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H, Didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Binti Rofi'ah, S.Sos, Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Hasil Intervensi Pengendalian Vektor Dalam Rangka Pemutusan Rantai Penularan Penyakit Serta Implementasi Kampung Bebas Jentik, Pada Kamis (20/08/2026) Di Ruang Pertemuan Sadau Lt. 2 UPT Puskesmas Juata, Kecamatan Tarakan Utara.

Dalam rangka meningkatkan efektivitas upaya pengendalian vektor sebagai bagian dari pemutusan rantai penularan penyakit, serta memperkuat peran aktif masyarakat melalui implementasi kampung Bebas Jentik, diperlukan koordinasi lintas program dan lintas sektor untuk mengevaluasi hasil intervensi yang telah dilaksanakan dan menyusun tindak lanjut secara terpadu.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengendalian vektor, khususnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi salah satu vektor penular penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan ini juga diarahkan untuk mengevaluasi hasil intervensi yang telah dilaksanakan sekaligus mendorong penerapan Kampung Bebas Jentik secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tarakan Utara.

Camat Tarakan Utara menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan, Kelurahan, unsur TNI dan Polri, Kader Kesehatan, Satuan Pendidikan, serta masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari jentik nyamuk. Menurutnya, keberhasilan program Kampung Bebas Jentik tidak hanya bergantung pada intervensi petugas kesehatan, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh unsur masyarakat.

“Pengendalian jentik harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Peran kader, Ketua RT, pihak sekolah, serta masyarakat sangat penting dalam melakukan pemantauan dan menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ujar Camat Tarakan Utara.

Selain sebagai forum evaluasi, Rapat Koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah tindak lanjut yang lebih terarah, termasuk peningkatan pemantauan jentik di lingkungan permukiman, fasilitas pendidikan, serta wilayah yang memiliki potensi risiko penularan penyakit.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pengendalian vektor di Kecamatan Tarakan Utara dapat semakin optimal dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk secara aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Implementasi Kampung Bebas Jentik diharapkan menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara rutin sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari ancaman penyakit yang ditularkan melalui vektor.
#KECAMATAN_TARAKAN_UTARA - DISIPLIN DALAM BEKERJA - PRIMA DALAM PELAYANAN
#KECAMATAN_TARAKAN_UTARA - DAMAI, SEHAT, SEJAHTERA
#ASNBerAKHLAK
#banggamelayanibangsa
#TarakanHIBOT
#Facebook : Kecamatan Tarakan Utara
#Instagram : kecamatantarakanutara
#Website : https://ctu.tarakankota.go.id/
#DanyonUmpeg

